Pengen tampilan desktop komputer kamu lebih keren ???

Pasang saja skin yang bisa menampilkan widget-widget keren. Salah satu aplikasi yang bisa dicoba dan yang akan dikupas disini adalah Rainmeter versi 1.3. Pada versi ini terdapat tiga macam skin yang bisa dicoba:

1. Arcs

Skin ini sangat simpel karena hanya menampilkan satu widget saja.

arcs all

2. Enigma

enigma

3. Gnometer

gnometer setting

Banyak sekali widget yang mampu ditampilkan oleh rainmeter, diantaranya:

“Clock”clock

 

 

 

“System”sistem

 

 

“Notes”note

 

 

 

 

 

 

 

“Network”network

 

 

 

 

Selain widget-widget diatas tentunya masih banyak lagi yang menarik di software rainmeter ini. Silakan dapatkan secara free di http://www.rainmeter.net/

Have a nice day guys !!!


Ketika memburu artikel di internet, sering kita diharuskan melakukan aksi copy-paste dari halaman web ke MS Office, atau ke aplikasi Office lainnya. Nah, kadang ketika dicopas artikel tersebut menjadi acak-acakan.
Ada satu trik agar proses copy-paste dari halaman web bisa langsung rapi, atau hanya beberapa sisi yang harus diedit.

1. Copy artikel yang akan dipindahkan ke MS Office



2. Buka Notepad dan Paste-kan artikel tersebut.


3. Selanjutnya copy semua artikel tersebut.
4. Terakhir buka MS Office dan paste-kan artikel disana


5. Problem is over, Insyaallah !!!


Agama islam adalah agama Allah swt.  dimana manusia dapat dikatakan sebagai manusia yang beragama islam. Apabila ia telah dan mau melaksanakan rukun – ruku dalam rukun islam. Syahadat merupakan sebuah dasar utama yang menjadi poit pertama (first Point) dalam rukun islam tersebut, namun point yang pertama ini merupakan point yang terlalaikan. Dalam mempelajari syahadat tidak cukup hanya dengan membaca dan mengkaji, tetapi harus dengan mengamalkannya dengan hati yang bersih , lurus serta dibimbing oleh seorang guru yang mursyid.
Sayahadat dalam  bahasa dapat diartikan persaksian (penyaksian) namun dalam istilah umum adalah

اخبا ر شخص بحق على غيره
"peritahuan seseorang tentang kebenaran kepada orang lain"
Dan dalam istilah yaitu persaksian (penyaksian) dan pembenaran atas ketuhanan Allah swt. dan Kerasulan Muhammad saw.
Kalimat syahadat memiliki beberapa makna yaitu ;

  1. Menekadkan dalam hati bahwa tiada tuhan kecuali Allah swt. dan Nabi Muhammad saw. Utusan Allah
  2. Menyakinkan hati tetap pada Allah swt. dan rasulnya.
  3. Mangetahui dan memahami tentang ketuhanan allah swt. dan kerasulan nabi Muhammad saw. yang dibuktikan dengan dzikir dan tafakur.
  4. Membenarkan tentang ketuhanan allah swt. dan kerasulan nabi Muhammad saw. yang dibuktikan dengan ibadah
  5. Mengimani atas ketuhanan allah swt.  dan kerasulan nabi Muhammad saw.
  6. Menyaksikan bahwa tiada tuhan kecuali allah swt dan Muhammad utusan Allah.
  7. Menjelaskan kepada orang lan tantang keyakinan
Yang ditinjau dari bebagai aspek,syahadat dapat digolongkan  menjadi beberapa golongan, yaitu:

Ä      Ditinjau dari isi bentuk pengakannya : syahadat Tauhid dan rasul
Ä      Ditinjau adri pengamalannya ; syahadat syari'at, syahadat thoriqot, dan syahadat hakikat
Ä      Ditinjau dari hasilnya : syahadat sir dan syahadat sejati
Ä      Ditinjau macam  lafadznya : syahadat sholawat, syahadat paying, syahadat ulil azmi dan lain lain


Didalam jalanya syahadat syari'at secara istilah juga disebut dengan syahadat bai'at.


Syahadat itu Terbagi Dua
a. Syahadat Tauhid.
أَ شْـــهَــدُ اَنْ لاَ إِ لـــــهَ إِ لاَّ الـلّــــــــــــهُ
“Aku Mengakui (dengan Haqqul Yaqin)
Bahwa tiada Tuhan Selain Allah”.
b. Syahadat Rasul.
وَ أَ شْــهَــدُ أَنَّ مُحَـــمَّـــدً ا رَّ سُــوْ لُ الـلّـــــــــهُ
“Aku Mengakui (dengan Haqqul Yakin)
Bahwa Muhammad adalah utusan Allah”.

Makna La ilaha illallah

Makna syahadat la ilaha illallah adalah meyakini bahwa tidak ada yang berhak mendapatkan ibadah kecuali Allah, konsisten dengan pengakuan itu dan mengamalkannya. La ilaha menolak keberhakan untuk diibadahi pada diri selain Allah, siapapun orangnya. Sedangkan illallah merupakan penetapan bahwa yang berhak diibadahi hanyalah Allah. Sehingga makna kalimat ini adalah la ma’buda haqqun illallah atau tidak ada sesembahan yang benar selain Allah. Sehingga keliru apabila la ilaha illallah diartikan tidak ada sesembahan/tuhan selain Allah, karena ada yang kurang. Harus disertakan kata ‘yang benar’ Karena pada kenyataannya sesembahan selain Allah itu banyak. Dan kalau pemaknaan ‘tidak ada sesembahan selain Allah’ itu dibenarkan maka itu artinya semua peribadahan orang kepada apapun disebut beribadah kepada Allah, dan tentu saja ini adalah kebatilan yang sangat jelas.

Makna Muhammad Rasulullah
Sedangkan makna syahadat anna Muhammadar rasulullah adalah mengakui secara lahir dan batin bahwa beliau adalah hamba dan utusan-Nya yang ditujukan kepada segenap umat manusia dan harus disertai sikap tunduk melaksanakan syari’at beliau yaitu dengan membenarkan sabdanya, melaksanakan perintahnya, menjauhi larangannya dan beribadah kepada Allah hanya dengan tuntunannya.

Konsekuensi Syahadatain
Konsekuensi syahadat la ilaha illallah adalah meninggalkan segala bentuk peribadahan dan ketergantungan hati kepada selain Allah. Selain itu ia juga melahirkan sikap mencintai orang yang bertauhid dan membenci orang yang berbuat syirik. Sedangkan konsekuensi syahadat Muhammad Rasulullah adalah menaati Nabi, membenarkan sabdanya, meninggalkan larangannya, beramal dengan sunnahnya dan meninggalkan bid’ah, serta mendahulukan ucapannya di atas ucapan siapapun. Selain itu, ia juga melahirkan sikap mencintai orang-orang yang taat dan setia dengan sunnahnya dan membenci orang-orang yang durhaka dan menciptakan perkara-perkara baru dalam urusan agama yang tidak ada tuntunannya.


mereka berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar" (QS. Al Hujurat (49) : 15)

Syahadatain atau dua kalimah syahadat merupakan kalimat yang utama dan pertama yang harus diucapkan dan dipahami apabila seseorang masuk Islam dan bagi seluruh umat Islam pada umumnya. Syahadatain ini mengandung dua pengertian yang sangat mendasar yaitu bahwa tiada Ilah selain Allah dan Muhammad SAW adalah Rasulullah.

Bagi seseorang yang mengucapkan kalimah syahadat ini ada 3 syarat yang diperlukan agar syahadatnya diterima oleh Allah SWT yaitu : mengetahui ma’nanya dengan benar, membenarkan dengan sungguh-sungguh di hati (tashdiq), dan ikhlas yakni mengerti apa yang dia persaksikan dengan benar. Allah berfirman di dalam Al Qur’an :

"Maka ketahuilah bahwa sesungguhnya tiada Ilah kecuali Allah" (QS. Muhammad(47) : 19)

Juga di dalam surat Az Zukhruf ayat 86 Allah berfirman :

"Kecuali mereka yang menyaksikan kebenaran dan mereka mengerti" (QS Az Zukhruf (43) : 86)

Dua kalimah syahadat ini merupakan satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan. Ini berarti bahwa apabila seseorang bersaksi tiada Ilah selain Allah maka ia juga harus mempercayai bahwa Muhammad SAW adalah pembawa risalah yang harus diikuti.

Konsep yang terkandung dalam kalimat laa ilaaha illallaah adalah konsep pembebasan manusia dari penghambaan apapun kecuali Allah SWT semata-mata. Manusia menafikkan secara langsung segala bentuk ketuhanan yang ada di alam ini, kecuali hanya Allah SWT. Penolakan tersebut bertujuan untuk membersihkan aqidah dari syubhat ketuhanan dan menegaskan bahwa segala arti dan hakikat ketuhanan itu hanya ada pada Allah.

Kalimat syahadah ini memberikan pemahaman kepada kita dalam memahami dan bersikap bahwa tidak ada pencipta kecuali Allah saja, tiada pemberi rizki selain Allah, tiada pemilik selain Allah, tiada yang dicintai selain Allah, tiada yang ditakuti selain Allah, tiada yang diharapkan selain Allah, tiada yang menghidupkan dan mematikan selain Allah, tiada yang melindungi selain Allah, tiada daya dan kekuatan selain Allah dan tiada yang diagungkan selain Allah. Kemudian pengakuan Muhammad Rasulullah adalah menerima cara menghambakan diri berasal dari Rasulullah SAW sehingga tata cara penghambaan hanya berasal dari tuntunan Allah yang disampaikan kepada rasul-Nya.

Oleh karena itu syahadatain menjadi suatu pondasi dari sebuah metode lengkap yang menjadi asas kehidupan umat muslim. Dengan pondasi ini kehidupan Islami akan dapat ditegakkan. Semakin dalam pemahaman kita terhadap konsep syahadatain dan semakin menyeluruh kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka semakin utuh kehidupan Islami tumbuh dalam masyarakat muslim.

Definisi Syahadah
1. Secara bahasa, “Asyhadu” berarti saya bersaksi. Kesaksian ini bisa dilihat dari waktu, termasuk dalam aktivitas yang sedang berlangsung dan masih sedang dilakukan ketika diucapkan Asyhadu ini sendiri memiliki tiga arti:
a. Al I’lan (pernyataan), QS. Ali Imran (3) :

Thoriqoh adalah jalan menuju kepada Allah Swt. Setelah kita mengetahui tentang prinsip (aqidah), sehingga kita mengetahui mana yang wajib mana yang mustahil dan mana yang ja’iz bagi Allah. Dan bisa mengetahui serta bisa membedakan mana yang hak dan mana yang batil, mana yang halal dan mana yang haram. Serta mengetahui kewajiban-kewajiban individu kepada TuhanNya. Seperti Sholat  –khususnya- dengan syarat-syaratnya. Walaupun cara mempelajarinya tidak semudah yang kita harapkan, secara sempurna.  Namun paling tidak sudah melangkah sesuai ketentuan (hukum) dan sesuai dengan ilmu.


Apabila telah mempelajari itu secukupnya, alangkah baiknya segera untuk mempelajari atau masuk kedalam thoriqoh yang sehingga bisa mengantarkan hati dalam menemukan kekhusyu’an dalam menjalankan sholatnya. Dari itu akan tambah disanubarinya; merasa dilihat dan di dengar oleh Allah Swt. Hal yang demikian tidak hanya dalam sholat belaka tetapi akan menjadi bekal hidup, untuk sehari-harinya.

Akan tetapi tidak mudah untuk mendapatkan ke-khusyu’an. Merasa dilihat dan didengar oleh Allah.  Dan mensosialisasikan, khususnya untuk pribadi. Karena itu sesuai dengan sabda Nabi Saw; “setiap manusia dalam tubuhnya terdapat segumpal daging yang disebut ‘mudhoh’, bila segumpal darah itu baik, bersih, semuanya akan berpengaruh baik dalam pola pikir dan lain sebagainya”. Lalu sahabat bertanya; ‘apakah mudhgoh itu wahai Rasulullah Saw. Di jawab oleh baginda Nabi Saw; ‘ mudhgoh itu adalah hati’.
Sumber segala penyakit, seperti takabur, sombong, dengki, hasud, pelupa kepada yang Maha Kuasa dan penyakit hati yang lainnya, sumbernya ada dihati itu sendiri.  Kalau kita mandi, wudhu, cuci muka, jelas alatnya; pembersih tersebut adalah air. Bahkan ada yang menambah dengan farfum. Tidak cukup dengan air saja maka ditambah dengan farfum, selain itu memakai alat pembersih seperti sabun. Sehingga selain badan kita bersih juga harum.
Kita jarang berfikir, kalau kita mandi, cuci muka atau wudhu sehari berapa kali, seminggu berapa kali, pernahkah kita mewudhui, mencuci atau memandikan hati kita. Kita sadar atau tidak kalau daki-daki yang ada dalam badan kita kita bersihkan, kita gosok. Lalu kapan kita bersihkan hati kita, dan kita gosok hati kita, supaya karat-karat yang ada dalam hati, bersih. Sehingga seandainya hati bersih, bilamana karat-karatnya hilang, cahaya besi yang putih mengkilat itu akan Nampak.
Karat-karat  tersebut saya umpamakan seperti  penyakit hati, seperti takabur tersebut diatas. Apabila kita menyadari, terkadang kotoran hati itu sendiri mendorong kita berbuat satu kesyirikan yang kita sendiri tidak mengetahui. Lain daripada itu, kita banyak  tertipu dengan peranan nafsu. Nafsu itu bagaikan anak kecil, nangisnya membuat hati kita iba, tertawanya membuat hati kita lega atau terhibur. Sadar atau tidak anak itu akan tumbuh besar. Bilamana kita tidak mengawasinya, mungkin akan kencing seenaknya. Berbeda pada waktu kencing masa bayi.
Dari sinilah Thoriqoh berperan untuk membersihkan segala penyakit hati. Kalau mandi mempunyai alat; air, sabun dan farfum. Sedangkan dalam membersihkan hati alatnya adalah dengan dzikir. Sebagaiama firman Allah: ‘Ala bidzikrillah tathmainna al qulub’, ketahuilah hanya dengan berdzikir pada Allah hati kita akan menjadi tentram.
Itulah diantaranya yang bisa membersihkan hati kita. Bilamana karatan-karatan ini terkikis sedikit demi sedikit dengan bidzikrillah akan membuka sedikit demi sedikit pancaran cahaya iman yang telah tumbuh di hati kita yang tadinya banyak terhalang dengan karatan-karatan yang ada dihati. Bilamana cahaya keimanan yang didukung dengan bidzikrillah itu mulai terpancar, maka akan mewarnai pandangan pola pikir, pandangan mata, telinga kita sampai pada perilaku-perilaku kita, yang jauh dari perbuatan-perbuatan yang tidak diridhoi oleh Allah Swt dan Rasul-Nya.  Itulah Thoriqoh, mengantrar setiap individu manusia sehingga sampai kepada Allah Swt. Sadar bahwa dirinya  selaku hamba,  sadar kewajiban hamba pada Tuhannya. (tobe continu[Tsi])

thumbnail-cadangan (KAJIAN AKHLAK) CARA NABI MUHAMMAD SAW MENGHADAPI PENGHINAAN Kita sering menjumpai penghinaan dan perlakuan yang tidak menyenangkan yang ditujukan kepada Nabi Muhammad dan Alquran, baik melalui kartun maupun fitnah terhadap ayat-ayat Alquran. Kasus terbaru dilakukan Sam Bacile lewat filmnya "Innocence of Muslims". Kita mesti meneladani sikap Rasulullah saw., dalam menghadapi berbagai