Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

thumbnail-cadangan
Oleh Ardyan Novanto Arnowo*

Begitu pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi akhir-akhir ini seolah memaksa manusia untuk terus mengikutinya agar tidak “merasa” ketinggalan jaman, hampir setiap detik selalu ada inovasi baru yang ditemukan.

Pada dasarnya setiap perkembangan dalam dunia teknologi itu bertujuan untuk kemanusiaan, meskipun pada prakteknya seiring dengan berjalannya waktu banyak juga teknologi yang justru memperbudak manusia.

Dalam hal ini saya coba mengulas secara sekilas salah satu bentuk teknologi informasi yang mengalami kemajuan sangat pesat, telepon genggam. Pada awalnya telepon genggam diciptakan untuk mempermudah komunikasi antar manusia dari mana saja dan dimana saja karena mobilitasnya yang bisa dibawa kemana-mana. Seiring dengan kemajuan teknologi, berkembang fungsi SMS (Short Message Service) sehingga pengguna telepon genggam bisa melakukan komunikasi melalui mengiriman teks. Tidak lama kemudian muncul teknologi MMS (Multimedia Message Service), pengguna telepon genggam/seluler tidak lagi hanya dapat melakukan pembicaraan dan berkirim pesan singkat teks, tetapi juga dapat mengirimkan pesan gambar dan suara, namun teknologi MMS ini tidak terlalu mendapat sambutan. Selain biaya yang mahal juga dirasakan tidak terlalu bermanfaat.

Sesuai dengan kodratnya, bahwa manusia adalah mahluk sosial yang berarti selalu ingin mendapat berita/informasi dan juga ingin menyampaikan berita/informasi. Maka perkembangan teknologi komunikasi bergerak tersebut juga mengalami perkembangan seolah mengikuti tuntutan kebutuhan manusia sebagai mahluk sosial, datanglah era mobile internet (internet dalam perangkat bergerak). Dari sinilah fungsi dasar telepon mulai bergeser dan kebanyakan pengguna tidak menyadarinya, cara manusia berkomunikasi tidak lagi hanya sebatas percakapan, pesan singkat maupun gambar seperti tersebut diatas, tetapi mulai merambah kepada sesuatu yang lain dimana teknologi baru tersebut dirasakan dapat menembus segala keterbatasan dari semua teknologi yang ada sebelumnya. Misalnya surat elektronik (email) dan online chat (percakapan online secara tertulis), kemampuan teknologi baru dalam mengakomodir segala keinginan manusia yang sangat tidak terbatas untuk mendapatkan maupun berbagi informasi dirasakan semakin penting.

Saat awal masa telepon genggam mulai dikenal dan digunakan di Indonesia, tidak banyak mengubah cara hidup manusia. Kustomisasi yang dilakukan oleh para pengguna untuk sekedar merasa nyaman dalam penggunaannya maupun ingin tampil beda tidaklah signifikan. Karena dasarnya selalu ada keinginan untuk berkompetisi dalam setiap diri manusia. Namun di era abad 21 ini dikenal istilah smartphone atau telepon pintar. Telepon seluler dapat dikategorikan sebagai smartphone/telepon pintar apabila dapat mengakomodir segala kebutuhan manusia tersebut akan informasi, mulai dari fungsi dasar berkomunikasi dengan suara, teks, gambar, hingga video. Belum lagi fungsi tambahan lain yang tidak dapat disebutkan karena sangat banyak (karena hasrat manusia tidak terbatas). Nah, di era smartphone inilah terjadi suatu keterbalikan. Dimana sebelumnya teknologi diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, tapi saat ini manusia berlomba-lomba untuk mendapatkan/menggunakan teknologi terbaru tanpa mempertimbangkan konvergensinya, ironis tapi nyata.

Di kancah pertempuran smartphone, ada 4 sistem yang dominan menguasai pasar, Microsoft dengan Windows Mobile, Apple dengan iOS, Blackberry dengn Blackberry OS, dan google dengan Android. Diantara ke empat vendor tersebut hanya 2 yang paling dominan yaitu Android dan Blackberry, sedangkan Apple tidak terlalu dominan karena harganya yang terlalu mahal.

Di Indonesia sebagai negara berkembang, pengguna smartphone Blackberry jumlahnya luar biasa banyak, bahkan mengalahkan jumlah pengguna di negara maju (saya juga bingung Indonesia ini negara berkembang tapi berkembang kearah mana).

Telepon seluler Blackberry pada dasarnya diciptakan untuk pengguna yang lebih mengutamakan komunikasi berupa teks/tertulis, baik itu SMS, surat elektronik, maupun online chat. Dan segala teknologi yang ada tersebut memang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat di negara tempat pengembangan Blackberry, Canada dan Amerika. Dimana negara maju dengan kehidupan yang sangat dinamis dan cepat, terutama kebutuhan untuk dapat menjalankan roda bisnis yang tidak boleh mati. Blackberry memiliki sistem online chat (percakapan berbasis teks melalui dunia maya) yang diciptakan oleh RIM (Research In Motion) secara ekslusif bernama Blackberry Messenger, hanya sesama pengguna Blackberry yang sudah bertukar pin saja yang dapat melakukan percakapan tersebut.

Sebenarnya hal ini cukup bermanfaat apabila digunakan misalnya oleh karyawan marketing yang memiliki intensitas komunikasi cukup tinggi demi meraih target yang ditetapkan oleh perusahaan. Namun di negara berkembang seperti Indonesia, fungsi tersebut menjadi sekedar pelengkap saja. Justru penggunaan aplikasi social media semacam twitter dan facebook lebih utama. Sistem yang digunakan oleh Blackberry adalah terpusat, setiap transmisi data email maupun blackberry messenger harus melalui server milik RIM yang ada di Canada, dan pengguna harus mengeluarkan biaya tetap setiap bulan untuk berlangganan paket data agar tetap dapat terkoneksi melalui internet.

Android, sistem operasi berbasis Linux dan berlisensi bebas ini mulai mencuat sejak pertengahan tahun 2011. Berbeda dengan Blackberry OS yang hanya dapat digunakan pada perangkat telepon seluler merk Blackberry saja. Android dapat digunakan pada berbagai merk telepon seluler, dan setiap orang di izinkan untuk membuat aplikasi apapun yang dapat berjalan di sistem operasi Android tersebut. Android seakan melihat segala teknologi yang diberikan oleh Blackberry sebagai sebuah tantangan, maka dari itu segala kemampuan yang dimiliki oelh Blackberry nyaris terdapat pula di Android, kecuali Blackberry Messenger. Banyak sekali keunggulan sistem Android dibandingkan dengan Blackberry, misalnya Flash Player, PDF Reader, ketersediaan aplikasi melalui Android Market yang jumlahnya lebih banyak ketimbang Blackberry Appworld. Dan di sisi harga juga Android lebih terjangkau. Namun bila dilihat dari sudut pandang lain, Blackberry memiliki sesuatu yang lebih bagi penggunanya, meskipun hanya fitur Blackberry Mesenger saja yang menjadi kelebihan dibandingkan Android maupun iOS dan Windows Mobile.

Para pengguna telepon pintar atau smartphone kini semakin memiliki banyak pilihan, masing-masing smartphone memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun akan lebih bijak apabila penggunaan smartphone memilih sesuai dengan konvergensinya. Teknologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia, bukan untuk memperbudak manusia agar terikat oleh suatu teknologi dengan merk tertentu. Maju terus teknologi informasi dan telekomunikasi Indonesia, maju terus open source Indonesia. Ilmu pengetahuan adalah milik Tuhan, bukan milik vendor tertentu.

Don’t let your smartphone smarter than you are :)

* Manajer Teknologi Informasi NU Online

Bagaimanakah Cara Kerja Surat Elektronik (email)

Ardyan Novanto Arnowo

Kehidupan yang modern menuntut pertukaran informasi yang semakin cepat, dahulu kala kita cukup dengan berkirim surat saja, lalu dipercepat dengan hadirnya teknologi sms. Namun sms memiliki keterbatasan pada jumlah karakter yang dapat dituliskan dan tidak dapat melampirkan gambar ataupun audio visual.
Saat ini cara manusia dalam bertukar informasi secara tertulis telah mengalami evolusi yang sangat signifikan, surat pun sudah bertransformasi menjadi elektronik (email), setiap hari semakin banyak orang yang mengunakan email sebagai media berkirim surat secara cepat karena didukung pula dengan teknologi perangkat bergerak yang mayoritas sudah dioptimalkan untuk mengirim dan menerima email.
Sekitar tahun 1998, apabila seseorang ingin mengirim email atau membaca email maka harus menggunakan sebuah perangkat computer dan harus terhubung ke internet. Yang notabene saat itu tidak banyak pilihan provider internet yang dapat digunakan dan harus dibayar dengan biaya yang sangat mahal. Namun pada masa kini kita tidak perlu lagi harus terpaku pada sebuah perangkat computer untuk dapat mengirim dan menerima email, karena sudah semakin banyak perangkat bergerak yang dapat digunakan dan terhubung dengan internet yang harganya semakin terjangkau (meskipun kualitasnya masih jauh dari yang dapat diharapkan).
Pernahkan anda terpikir bagaimana cara kerja email tersebut sehingga kita bisa berkirim surat secara elektronik dengan orang lain yang bahkan ada di luar negeri, namun dapat terkirim dengan sangat cepat.?
Berikut penjelasan singkatnya :
1.       Pengirim menggunakan Mail User Agent (MUA) untuk menulis  email. Sebuah MUA, sering disebut sebagai mail client, adalah program yang memungkinkan pengguna untuk membuat,mengirim dan menerima email. Lihat daftar klien mail dan cara mengkonfigurasi mereka. 

1.      Pengirim menggunakan Mail User Agent (MUA) untuk menulis  email. Sebuah MUA yang sering disebut sebagai mail client, adalah program yang memungkinkan pengguna untuk membuat,mengirim dan menerima email.   
2.     Email dikirim ke Mail Transfer Agent (MTA) yang bertanggung jawab untuk mengirimkan email ke receipient MTA. Sebuah MTA transfer mail antar komputer melalui protokol SMTP. Postfix,Sendmail, Exim dan Qmail adalah contoh dari sebuah MTA.
 3.   Penerima MTA menerima email dan dibagikan pada Agen Pengiriman Mail (Mail Delivery Agent). Sebuah MDA pengelola kotak pengguna dan untuk menangani pengirimanemail ke MUA baik menggunakan POP atau IMAP protokol.
  -       POP (Post Office Protocol)
      Meskipun kebanyakan mail client mempunyai pilihan untukTinggalkan salinan di server, POP biasanya digunakan untuk men-download semua             pesan dari kotak surat, menyimpannya pada PC pengguna sebagai pesan baru dan menghapusnya dari server.
  -       IMAP (Internet Message Access Protocol)
      Memungkinkan pengguna untuk melihat kotak surat mereka pada server dan menghapus mail hanya ketika diberitahu untuk melakukannya. 

  4.   Penerima atau pengguna email dapat menggunakan Mail User Agent untuk memeriksa dan mengambil pesan dari Mail Delivery Agent, misalnya microsoft outlook atau thunderbird dan banyak lagi aplikasi lainnya.


Akhmad Khusyairi,M.Eng

Penemuan Neutron

Neutron ditemukan pada tahun 1932, neutron mempunyai andil besar dalam terjadinya proses reaksi nuklir. Konsep reaksi nuklir berantai pada reaksi nuklir dimediasi oleh neutron, yang kemudian direalisasikan tidak lama setelah ditemukanya neutron oleh ilmuwan Hungaria Leo Szilard pada tahun 1933. Dia juga mempatenkan idenya tentang reactor nuklir sederhana pada saat dia bekerja di Admiralty di London. Namun demikian ide tersebut tidak mencantumkan fisi nuklir yang merupakan sumber neutron baru, hal ini disebabkan karena proses tersebut belum ditemukan pada masa itu. Ide Szilard tentang reactor nuklir sederhana tersebut menggunakan reaksi nuklir berantai yang dimediasi neutron pada elemen (unsur) ringan terbukti tidak dapat berjalan (bekerja).

Bombardir Neutron

Inspirasi baru tentang jenis reactor baru yang menggunakan Uranium datang berasal dari Lise Meitner, Fritz Strassman dan Otto Hahn pada tahun 1938 dimana pembombardiran uranium dengan neutron menghasilkan residu Barium, hal inilah yang digunakan oleh mereka sebagai alasan dalam melakukan fisi nuklida uranium. Pada tahun 1939 (Szilard dan Fermi) mengungkapkan bahwa beberapa neutron juga dilepaskan selama terjadinya reaksi fisi, hal ini memberikan kesempatan terjadinya reaksi nuklir berantai yang enam tahun sebelumnya belum terungkap.

Amerika, Pra Perang Dunia II

Pada 2 Agustus 1939, Albert Einstein menandatangi surat yang ditulis oleh Szilard dan ditujukan ke Preiden Frankin D. Roosevelt yang menyarankan bahwa ada indikasi penemuan fisi uranium dapat mengarah pada pengembangan "bom jenis baru yang sangat dahsyat", hal ini memberikan dorongan untuk penelitian reaktor dan fisi. Szilrd dan Einstein saling mengenal dengan baik dan telah bekerja bersama beberapa tahun sebelumnya, namun Einstein tidak pernah berpikir tentang kemungkinan ini untuk energi nuklir sampai Szilard melaporkan hal ini kepadanya.

Tidak lama setelah pasukan Hitler Jerman menginvasi Polandia pada 1939, Perang Dunia II di Eropa dimulai. AS belum secara resmi menyatakan diri perang, tetapi pada bulan Oktober, ketika surat Einstein-Szilard dikirim ke Roosevelt, ia menyatakan bahwa tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk memastikan "Nazi tidak meledakkan kita." Yang kemudian mereka mengikuti Proyek nuklir Amerika Serikat, meskipun dengan beberapa penundaan karena masih ada skeptis (diantaranya dari Fermi) dan juga kebijakan kecil dari sejumlah kecil pejabat pemerintah. Pada tahun berikutnya Pemerintah AS menerima memorandum Frisch-Peierls dari Inggris, yang menyatakan bahwa jumlah uranium yang dibutuhkan untuk reaksi berantai jauh lebih rendah dari yang pernah terpikir sebelumnya. Memorandum tersebut merupakan produk dari Komite Maud, yang bekerja pada proyek bom atom Inggris, yang dikenal sebagai Tube Alloys, yang kemudian dimasukkan dalam Proyek Manhattan.

Pembangunan Reaktor Nuklir Pertama

Akhirnya, reaktor nuklir buatan pertama, Chicago Pile-1, dibangun di University of Chicago, oleh tim yang dipimpin oleh Enrico Fermi, pada akhir 1942. Pada saat itu, program ini telah mendapatkan tekanan selama satu tahun oleh Pemerintah AS sebelum masuk dalam dalam perang dunia kedua. The Chicago Pile mencapai kritis (reaksi berantai dengan sendirinya) pada tanggal 2 Desember 1942. Struktur pendukung reaktor terbuat dari kayu, dan tumpukan blok grafit yang tertanam dalam 'pseudospheres' atau 'briket' oksida uranium alam
Sesaat setelah Chicago Pile, militer AS mengembangkan sejumlah reaktor nuklir untuk Proyek Manhattan yang dimulai pada tahun 1943. Tujuan utama pengembangan reaktor (terletak di tapak Hanford di negara bagian Washington), adalah produksi massal plutonium untuk senjata nuklir. Fermi dan Szilard mendaftarkan paten reaktor pada 19 Desember 1944. Namun penerbitan patennya tertunda selama 10 tahun karena kerahasiaan perang.

PLTN Pertama

"Pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Dunia" yang diklaim dibuat di tapak EBR-I, yang sekarang menjadi museum dekat Arco, Idaho. LMFBR eksperimental yang dioperasikan oleh USNRC menghasilkan daya sebesar 0,8 kW pada saat ujicoba yang dilakukan pada 20 Desember 1951 dan 100 kW (listrik) pada hari berikutnya, LMFBR ini memiliki output desain 200 kW (listrik).
Selain untuk kepentingan militer, penggunaan dan pengembangan reactor nuklir memiliki alasan politik dalam penggunaan energi nuklir untuk kepentingan sipil. Presiden AS Dwight Eisenhower memperkenalkan nuklir AS untuk Perdamaian pada Majelis Umum PBB pada tanggal 8 Desember 1953. Diplomasi ini menyebabkan penyebaran teknologi reaktor pada institusi AS dan di seluruh dunia. Pembangkit listrik tenaga nuklir untuk kepentingan sipil pertama dibangun yaitu AM-1 Pembangkit Listrik Nuklir Obninsk, yang diresmikan pada 27 Juni 1954 di Uni Soviet. PLTN ini menghasilkan daya sekitar 5 MW (listrik).

Setelah Perang Dunia II, militer AS mencari kegunaan lain teknologi reaktor nuklir. Penelitian oleh Angkatan Darat dan Angkatan Udara tidak pernah berhasil, namun Angkatan Laut AS berhasil ketika mereka menggunakan tenaga nuklir pada USS Nautilus (SSN-571) pada 17 Januari 1955.

Pembangkit listrik nuklir komersial pertama, Calder Hall di Sellafield, Inggris dioperasikan pada tahun 1956 dengan kapasitas awal 50 MW (kemudian 200 MW). Reaktor nuklir pertama portabel "Alco AM-2A" digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik (2 MW) untuk Camp Century pada 1960.


Komponen Utama PLTN
 Bahan bakar Nuklir
 Teras (Core) reactor nuklir
 Moderator neutron
 Racun Neutron
 Pendingin
 Batang kendali
 Bejana/tangki reaktor
 Boiler feedwater pump
 Pembangkit uap Steam generators (tidak ada pada PLTN jenis BWR)
 Turbine uap
 Generator listrik
 Condenser
 Cooling tower (tidak selalu diperlukan)
 System limbah radioaktif
 Lantai Refueling
 Kolam bahan bakar bekas
 Sistem keselamatan nuklir
 Reactor Protective System (RPS)
 Emergency Diesel Generators
 Emergency Core Cooling Systems (ECCS)
 Standby Liquid Control System (emergency boron injection, BWRs only)
 Essential service water system (ESWS)
 Gedung Containment
 Ruang kendali
 Fasilitas operasi kedaruratan
 Fasilitas pelatihan nuklir (umumnya terdiri dari simulator ruang kendali)
* Kontributor IPTEK NU Online