MUI Akan Pelajari Ajaran Surianto yang Dinilai Sesat

PDF Cetak E-mail
Jumat, 02 Maret 2012 11:10
MEDAN- Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) Kota Medan Prof M Hatta menyatakan, pihaknya baru menerima laporan dari MUI Kecamatan Kecamatan Medan Polonia soal dugaan aliran sesat ajaran Surianto, Kamis (1/3/2012). Sikap yang akan diambil lembaganya adalah memanggil kedua belah pihak yaitu Surianto dan orang-orang yang menuding ajaran tersebut sesat.
"Ada 10 kreteria yang ditetapkan MUI Pusat tentang aliran sesat. Kita akan verifikasi dulu," katanya.
Sebelumnya, berdasarkan kesaksian para korban yang menjadi pengikut, ajaran ini dinilai menyimpang dari kaidah Islam. Menurut Hatta, tugas MUI hanya menasihati untuk menyadari kesalahan dan memberikan sanksi sesuai hukum Islam.

Namun, saat diberi tahu bahwa Surianto sudah menyadari kesalahannya dan meminta maaf, Hatta menilai bahwa persoalan sudah selesai. "Berarti sudah selesai kalau dia sudah mengakui dan meminta maaf. Kita tetap menghindari konflik dan selalu menjaga kondusifitas umat," tegas Hatta.
Masalah ini muncul pada 14 Februari lalu saat istri Surianto mengajak para saksi yang menjadi bawahannya untuk belajar mengenal Islam lebih baik pada 'Aba', panggilan lain Surianto. Para korban tidak merasa curiga karena mengenal pelaku. Di rumah Surianto, korban Siska disuruh melakukan ritual bersemedi dengan memegang jeruk purut dikedua tangannya tapi tidak boleh menyentuh paha.
"Aku disuruh duduk bersila memegang jeruk purut dan disuruh melihat mata hati. Katanya, apakah aku melihat malaikat. Karena  aku segan sama istrinya, kubilang saja melihat. Terus aku disuruh menyalami malaikat dengan membiarkan tangan ku bergerak sendiri," kata Siska.
Sementara korban Elvi disuruh shalat. Saat shalat, Surianto bertanya apakah melihat bidadari? Elvi menjawab melihat, Surianto lalu bertanya maukah korban menjadi bidadarinya.
Kepada ketiga korban, Surianto mengatakan bahwa apa yang mereka lihat adalah Allah dan dirinya juga Allah. Usai pertemuan ini, para korban menceritakan pada keluarganya masing-masing sampai akhirnya nyaris menghakimi Surianto dan istrinya. (kompas.com)

0 komentar:

Posting Komentar